La Tahzan ...!

?? ????? ???? ????? ???????? ????????? ????? ?? ?? ??? ??? ???? ???? ?? ???? ??? ????? ?? ?????? ???? ??????? ?????? ?? ??? ??? ??? ?? ?????? ??? ??? ?????? ??????



Free Blog Content



Download

eBook

Biografi dan Karomah Syuhada Jihad Bosnia
Mutiara Hikmah
"Dan janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya) Jika kamu orang yang beriman." (Q.S : Ali Imran :139)
Buku Tamu

ShoutMix chat widget
Jadwal Shalat
"Dan dirikanlah shalat, tunaikan zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk” [Al-Baqarah : 43]
"Dan tidaklah mereka diperintah kecuali agar mereka hanya beribadah/menyembah kepada Allah sahaja, mengikhlaskan keta'atan pada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan hanif (lurus), agar mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat,demikian itulah agama yang lurus". (Surat Al-Bayyinah:5)

"Tali-tali (penguat) Islam sungguh akan musnah seikat demi segera berpegang dengan ikatan berikutnya (yang lain). Ikatan yang pertama kali binasa adalah hukum, dan yang terakhir kalinya adalah sholat." (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).
Radio Dakwah
Kamis, Desember 17, 2009
Renungan Akhir Tahun
Berbahagia orang yang mengisi waktunya dengan ibadah kepada Allah. Berbahagialan orang yang menyibukan dirinya dengan ketaatan dan menghindari maksiat. Berbahagialah orang yang senantiasa memburu cinta dan ridla Allah pada seluruh aktifitas hidupnya. Sesungguhnya dalam perjalanan waktu dan bergantinya siang dan malam terdapat tanda-tanda kebesaran Allah. "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal." (QS. Ali Imran: 190) Saudaraku, sebentar lagi tahun 1430 Hijriyah akan pergi meninggalkan kita dan tak kan pernah kembali. Yang telah diperbuat sudah tercatat dengan rapi tak ada kesalahan padanya. Kelak, catatan itu akan ditunjukkan pada kita untuk kita pertanggungjawabkan. Jika baik, maka baik pula balasannya. Namun, jika buruk maka buruk pula balasan yang diperoleh. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18) Maka seseorang yang berakal hendaklah menginstropeksi dirinya, dan melihat urusannya. Jika sekiranya dia telah meninggalkan suatu kewajiban, maka segeralah bertaubat, lalu mencurahkan segenap kesungguhannya untuk memperbaikinya, meminta tolong kepada Allah untuk menyempurnakannya. Hendaknya dia selalu menimbang antara pemberian Allah dan karunia-Nya dengan kewajiban yang dilalaikannya, hal ini bisa menumbuhkan rasa malu kepada Allah. Jika sekiranya dia telah meninggalkan suatu kewajiban, maka segeralah bertaubat, lalu mencurahkan segenap kesungguhannya untuk memperbaikinya, meminta tolong kepada Allah untuk menyempurnakannya. Dan jika dia telah melakukan dosa, kemaksiatan, dan hal-hal yang haram segeralah ia meninggalkannya, bertaubat dengan sebenarnya, dan meninggalkan sebab dan perantara yang bisa membawanya kembali kepada penyimpangan. Namun sekiranya dia termasuk orang yang diberi keistiqomahan oleh Allah, maka bersyukurlah kepada Allah dan mintalah untuk tetap istiqomah sampai akhir hidupnya. Imam al-Hasan al-Bashri pernah mengatakan, "sesungguhnya manusia adalah kumpulan hari-hari jika berlalu satu hari maka berlalu pula sebagian dari dirinya." Janganlah seperti orang yang melupakan Allah, tidak berdzikir dan tidak juga melaksanakan perintah Allah. Sebaliknya, dia selalu menuruti keinginan nafsu dan syahwatnya, maka hal itu tidak mendatangkan kebaikan untuknya. Bahkan Allah akan menjadikannya lupa untuk melakukan hal yang dibutuhkannya, lupa melakukan hal yang bermanfaat dan berguna untuknya, sehingga segala perbuatannya sia-sia. Maka dia rugi dunia dan akhirat. خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةَ ذَلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ "Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata." (QS. Al-Hajj: 11) Sumber : www.majalahummatie.wordpress.com

Label: , ,

posted by ukhtynez @ 02:02   0 comments
Rabu, Desember 16, 2009
Belajar Sabar dari Supir Angkot
Selintas memang tak ada yang berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya yang telah kulalui. Namun ada sesuatu yang mengganjal dalam hatiku. Saat jam sudah menunjukkan puluk 07. 20 WIB, aku segera melangkakan kakiku untuk menjalani aktivitas pekerjaanku dan tak lupa memulainya dengan “Bismillahi tawakaltu Allahi la Haula Wa Laa Quwwata Illa Billahi”. Setelah berjalan beberapa meter, aku menaiki sebuah mobil angkutan umum yang keadaan mobilnya sudah sangat renta. Hatiku tampak miris melihat keadaannya. Awalnya aku sempat takut untuk naik angkutan itu karena keadaannya yang sudah sangat reyot. Aku berpikir bahwa mobil itu akan sering mogok di jalan dan menyebabkan aku terlambat tiba di kantor. Tapi, saat aku melihat wajah sang supir, aku begitu iba. Didalam perjalanan, mobil itu berjalan perlahan karena memang sudah tidak bisa untuk berjalan cepat. Sembari mengendarai mobil bututnya, terlihat wajah pak sopir yang celingak-celinguk melihat ke arah kanan dan kiri jalan mencari penumpang yang barangkali akan menaiki mobilnya. Namun perjalanan telah menjauh, penumpang mobil tua itu hanya ada 3 orang. Aku terus berdo`a dalam hatiku agar Allah memberikan penumpang yang banyak bagi si bapak sopir ini agar ia dapat memberikan makan anak dan istrinya di rumah. Selama perjalanan, aku mendengar dengan jelas pembicaraan antara bapak sopir dan salah satu penumpang yang dari awal selalu mengajaknya berbicara. Aku semakin salut dengan pak sopir itu, Subhanallah,….Ternyata dengan kondisi perekonomiannya yang benar-benar jauh dari cukup, aku selalu melihat rona ceria di balik wajahnya yang kian keriput. Pengasilannya tak pernah lebih dari 50.000 sehari dari hasil ia menarik angkutan. Uang itu belum bersih, karena ia harus membeli bensin dalam sehari minimal 8 liter yang menghabiskan uang 40.000. Dengan uang sisa sekitar 10.000 setiap harinya, ia harus terus membiayai ke 3 anaknya yang masih sekolah. Perjuangan yang berat namun akan terasa ringan bila selalu dihadapi dengan ikhlas dan senyuman serta hanya mengharapkan segala yang diberikanNya. Hari ini… Aku merasa mendapatkan suatu palajaran yang amat sangat berarti… Aku merasa kondisiku lebih baik dari si bapak sopir itu, namun…tak jarang aku seringkali mengeluh mengadapi ujian hidup yang kian aku hadapi. Maafkan aku Ya Rabb….

Label: ,

posted by ukhtynez @ 21:41   0 comments
About Me

Name: ukhtynez
Home: Bogor, Jawa barat, Indonesia
About Me: Simple N CaLm ^^
See my complete profile
Previous Post
Archives
Links
Template by

Free Blogger Templates

BLOGGER

Pesan

Support Palestine

Photobucket